Inisiasi Menyusui Dini


Dari Wikipedia Air susu ibu atau ASI adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat.

ASI diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. ASI pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sampai berusia 1 tahun.

ASI — Air susu ibu merupakan asupan terideal untuk bayi, dan belum ada formula makanan bisa menggantikan kandungan nutrisi dari ASI. Namun seringkali, saat proses Inisisasi Menyusu Dini atau IMD banyak bayi baru lahir enggan menyusu dan tidak kenal dengan puting susu ibu.

Apabila ini Anda alami sesaat setelah melahirkan jangan putus asa. Usahakan untuk terus memberikan ASI pada bayi. Selain lewat IMD, mengenalkan puting susu pada bayi juga harus Anda lakukan sesering mungkin.

Banyak ibu menjadi putus asa saat bayi tak juga mau ASI. Jangan langsung putus asa jika bayi tak mau menyusu, Anda harus terus berusaha mencoba mendekatkan puting dengan bayi. Hal ini normal dan lambat laun bayi akan mengenal puting.

Untuk itu, penting bagi para kaum wanita yang tengah berencana memiliki bayi atau wanita yang sedang hamil, mempersiapkan diri menambah pengetahuan seputar ASI. Agar tak gugup dan mengahadapi bayi yang tak mau menyusui, Anda perlu mengenali lima perilaku sebelum bayi berhasil menyusui (Pre Feeding Behavior):

Perilaku pertama

Dalam 30 menit pertama setelah lahir, bayi biasanya dalam fase diam siaga. Bayi diam tak bergerak dan sesekali membuka lebar matanya. Fase ini merupakan penyesuaian peralihan dari keadaan dalam kandungan ke keadaan luar kandungan.

Perilaku kedua

Dalam 30-40 menit berikutnya, bayi akan mengeluarkan suara, menggerakkan mulut seperti mau minum, menjilat serta mencium tangannya yang basah oleh cairan ketuban.

Bau ini sama dengan bau cairan yang dikeluarkan payudara ibu. Bau dan rasa ini yang akan membimbing bayi mulai merayap untuk menemukan payudara dan puting susu ibu

Perilaku ketiga

Bayi mulai merayap bergerak ke arah payudara, kaki menendang-nendang perut ibu, menjilat-jilat kulit ibu dan menghentak-hentakkan kepalanya ke dada ibu sambil menoleh ke kiri dan kekanan. Selanjutnya tangan bayi mulai menyentuh daerah putting susu

Perilaku keempat

Secara naluriah bayi akan mengeluarkan air liur ketika mencium bau payudara ibu.

Perilaku kelima

Ketika menemukan puting susu, bayi akan menjilat,mengulum puting, membuka mulut lebar dan melekat dengan baik pada puting susu ibu.

Apabila bayi tidak juga mau menyusu walau setelah IMD, jangan bingung.   Bayi bisa 3 hari bertahan tanpa ASI atau makanan lainnya. Jangan panik dan gegabah memberikan susu formula, karena bayi masih memiliki cadangan energi, meski efeknya kulit bayi akan kuning, namun, kondisi ini wajar.

Powered by : Crystal X

Posted on Maret 29, 2011, in asi, tips and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: