Obat Keputihan Tradisional
Majalah Wanita. Obat Keputihan Tradisional. Keputihan, seolah jadi penyakit akrab kaum hawa, bisa dialami perempuan yang telah berkeluarga ataupun lajang. Keputihan ditandai oleh keluarnya cairan kental berwarna putih melalui liang kemaluan. Dari yang tidak berbau sampai yang berbau. Dari yang tidak gatal sampai yang diserai rasa gatal bahkan panas.
Keputihan terjadi karena infeksi alat kelamin atau gangguan hormonal. Ada juga kemungkinan faktor psikis.
Obat keputihan Tradisional yang bisa Anda memilih di antaranya adalah :
Ramuan Obat Keputihan Tradisional 1
30 gram kulit delima kering dan 30 gram sambiloto direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian airnya diminum selagi hangat. Pemakaian: Secara teratur 2 kali sehari
Ramuan Obat Keputihan Tradisional 2
Lidah buaya secukupnya. Dikupas kulitnya, lalu dijus dan direbus bersama 30 gram sambiloto dengan air secukupnya. Setelah itu, airnya diminum selagi hangat. Pemakaian: Secara teratur 2 kali sehari
Ramuan Obat Keputihan Tradisional 3
Lidah buaya secukupnya. Dikupas kulitnya, lalu bagiah dalamnya dijus, kemudian direbus bersama 30 gram sambiloto dan sirih secukupnya dengan air secukupnya. Setelah mendidih, gunakan air rebusan untuk membersihkan Ms V dalam keadaan hangat-hangat. Pemakaian: Secara teratur 2 kali sehari
Ramuan Obat Keputihan Tradisional 4
Rebus dengan tiga gelas air bahan berupa 15 gram bunga jengger ayam kering, 15 gram sambiloto kering,,dan 10 Iembar daun iler segar hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Pemakaian: Minum sekaligus sebelum makan. Setelah itu, rebus ampasnya sekali lagi dan minum airnya pada sore hari
Tetapi tahukah Anda ada obat keputihan tradisional yang dikemas modern yang sudah terbukti menolong ribuan wanita indonesia terbebas dari gangguan keputihan dan masalah organ reproduksi lainnya? Silahkan kunjungi Crystal X.
Posted on Januari 23, 2012, in keputihan dan obatnya, tips and tagged Obat Keputihan, Obat Keputihan Tradisional. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)